oleh

Wamen BUMN Tiko: Bunga Bank Segera Turun!

-Nasional-120 views
Foto: Wakil Menteri (Wamen) BUMN, Kartika Wirjoatmodjo

Jakarta, Pelopornews.com – Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menegaskan bahwa bank pelat merah akan segera menurunkan tingkat suku bunga, khususnya kredit skala kecil.

“Memang yang kita lagi upayakan yang small business. Nanti yang small business ada penurunan [bunga kredit],” kata Tiko, panggilan akrabnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Mantan bos PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) ini menegaskan empat bank pelat merah saat ini tengah berusaha menurunkan bunga kredit. Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)itu bahkan menyebut, peluang bank untuk menurunkan bunga saat ini terbuka lebar.

“Nanti empat bank BUMN coba. Nanti bisa turun,” kata Kartika.

Sebanyak empat bank BUMN yang dimaksud yakni Bank Mandiri, Bank BRI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

Sebagai informasi, sejumlah bank berkomitmen percepat transmisi kebijakan moneter guna menjaga pertumbuhan ekonomi, di tengah tantangan global terutama wabah Virus Corona (COVID-19).

Direktur Utama Bank BRI Sunarso mengatakan pertemuan antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah dan industri perbankan yang digelar pagi ini, Kamis (5/3) menjadi penegasan kebijakan, eksekusi, dan implementasi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi.

Lebih rinci dia menjelaskan, pemerintah sudah berkomitmen dalam memberikan kebijakan sejumlah insentif kebijakan fiskal. Bank Indonesia (BI) pun akan memberikan insentif moneter dengan penyediaan likuiditas dan pelonggaran GWM (Giro Wajib Minimum dan penurunan suku bunga acuan BI-7DDR (7 days reverse repo rate).

“Kami berikan lending [kredit] dengan bunga rendah. Jaga kualitas risk premium, longgarkan kriteria kolektabilitas dari 3 jadi 1 payment status saja,” ujarnya.

Menurutnya dengan menjaga risiko, kriteria kolektablitas dan mendorong dari sisi permintaan maka kebijakan ini menjaga level pertumbuhan.

“Kami dari Himbara [Himpunan Bank Milik Negara] dan CIMB [PT Bank CIMB Niaga Tbk/BNGA] berkolaborasi dan merespon kebijakan ini agar transmisi cepat dan efektif menjaga level pertumbuhan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama di gedung OJK, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan sejumlah langkah yang dilakukan pemerintah guna menjaga pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar keuangan, perbankan, dan pasar modal RI di tengah ‘serangan’ virus corona (COVID-19).

“Pertama rapat dengan BI dan OJK dan Menkeu pada dasarnya bahas tindak lanjut pertemuan di Istana Kepresidenan, mendengarkan masukan stakeholder, CEO perbankan dan juga menyampaikan terkait prioritas pemerintah dengan stimulus paket pertama, kebijakan BI dan OJK dengan harapan transmisi penurunan suku bunga BI bisa dirasakan masyarakat,” tegas Airlangga di Kantor OJK, Kamis (5/3/2020).

Selain berkaitan dengan paket kebijakan BI dan OJK serta penurunan suku bunga, Airlangga juga mengungkapkan bagaimana langkah pemerintah dalam mendorong sektor riil lebih kencang lagi di tengah situasi ekonomi saat ini.

“Pemerintah akan lakukan paket [kebijakan] kedua, impor-ekspor sekaligus, lalu dari bank situasi kredit dan dana nasabah di bank dan langkah penguatan apa yang dilakukan,” kata mantan Menteri Perindustrian ini.

News Feed