oleh

SI RAJA BACA DORONG KREATIVITAS MASYARAKAT

Oleh : DEDI SUPRIANTO (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidrap)

 

Sidrap Pelopornews.com  – Di bawah kepemimpinan Wahidah Alwi bersama Hj. Andi Hasmi selaku Kepala Dinas dan sekretaris, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidenreng Rappang semakin menunjukkan eksistensinya.

Hal ini terlihat dengan digencarkannya kegiatan pembinaan perpustakaan mulai dari perpustakaan sekolah, perpustakaan desa/kelurahan, sampai perpustakaan khusus. Selain itu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga telah meluncurkan beberapa inovasi. Salah satu dari inovasi tersebut diberi nama Si Raja Baca.

Si Raja Baca sendiri merupakan akronim dari Sidrap Sejahtera Dengan Membaca. Inovasi ini terlahir dari Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang telah dicanangkan oleh Perpustakaan Nasional. Si Raja Baca hadir untuk membantu meningkatkan keterampilan masyarakat atau pemustaka khususnya di Kabupaten Sidenreng Rappang. Dari keterampilan tersebut, diharapkan dapat mendorong munculnya kreativitas hingga akhirnya mampu memberikan pengaruh positif bagi peningkatan kesejahteraan.

Salah satu cara untuk meningkatkan keterampilan adalah membaca. Dari pemahaman itu pula, Si Raja Baca memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa membaca atau ber-literasi itu bukan lagi semata untuk mendapatkan informasi atau menikmati tulisan dari Si Penulis. Namun bagaimana pembaca mampu menemukan dan memanfaatkan informasi tersebut sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi.

Baru-baru ini Si Raja Baca mengadakan pelatihan peningkatan keterampilan berupa pelatihan merajut. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tersebut dilaksanakan dengan membatasi jumlah peserta. Pembatasan tersebut dimaksudkan agar peserta dapat mengikuti pelatihan secara maksimal. Pelatihan yang diadakan di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidenreng Rappang ini mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat, terbukti dengan antusiasme yang ditunjukkan pada saat pendaftaran dan selama kegiatan berlangsung. Peserta yang hadir pada pelatihan tersebut berasal dari pegawai pada lingkup SKPD Sidrap maupun dari kalangan guru, dan masyarakat secara umum.

Salah satu peserta pelatihan, Cica Nuhung mengungkapkan bahwa dirinya sangat termotivasi untuk mengikuti pelatihan tersebut. Selanjutnya keterampilan yang didapatkan akan diajarkan pula kepada peserta didiknya di SD Negeri 10 Arawa. “Saya pribadi sangat termotivasi mengikuti pelatihan ini. Nantinya ilmu yang saya dapatkan akan saya ajarkan pula kepada peserta didik di sekolah untuk melatih dan mengembangkan bakat mereka. Dirinya pun menambahkan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat, Ia juga mengemukakan supaya ke depannya Si Raja Baca bisa terus mengadakan pelatihan-pelatihan serupa sebagai ajang untuk mengasah keterampilan. “Semoga Si Raja Baca bisa terus mengadakan pelatihan-pelatihan semacam ini, bukan saja pelatihan merajut tapi pelatihan-pelatihan lainnya untuk mendapatkan dan mengasah keterampilan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan  dan Kearsipan, Wahidah Alwi berharap agar inovasi Si Raja Baca bisa berkembang dan senantiasa melahirkan ide-ide baru sehingga inovasi ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Saya berharap Si Raja Baca bisa terus bertumbuh, menciptakan ide-ide baru agar ke depannya mampu memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat sehingga semangat dari perpustakaan yang berbasis inklusi sosial bisa terpenuhi, dimana pelayanan perpustakaan tidak lagi dinikmati oleh kalangan tertentu saja, tapi bagaimana perpustakaan mampu memberikan manfaat kepada masyarakat secara lebih luas,” Pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan Pelatihan Merajut ini merupakan implementasi dari salah satu koleksi yang dimiliki oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidenreng Rappang yang berjudul Belajar Merajut Sampai Mahir. Koleksi inipun bisa dipinjam oleh pemustaka, dengan jangka waktu peminjaman selama tujuh hari ditambah opsi perpanjangan tujuh hari.

 

News Feed