oleh

Rapat Tertutup, Mobil Mewah Anggota DPR Berderet Parkir di Gedung KPK

Pelopornews.com.Jakarta  – Deretan mobil-mobil mewah tiba-tiba memenuhi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, siang ini, Selasa, 7 Juli 2020.

Kendaraan-kendaraan tersebut adalah milik anggota Komisi III DPR, yang akan menggelar rapat dengar pendapat dengan pimpinan KPK, serta dewan pengawas KPK. Mobil mewah mereka bernilai miliaran rupiah seperti, Toyota Alphard, Lexus, Range Rover hingga Jeep.

Terpantau pula ada banyak anggota komisi yang menumpangi bus saat mendatangi kantor lembaga antirasuah.

Sayangnya, RDP yang tak lazim dilakukan ini, akan dilakukan tertutup. Hal itu juga disambut oleh pimpinan Komisi III.

Ketua Komisi III DPR Herman Hery mengatakan, alasan pihaknya menggelar RDP yang tertutup untuk meminimalisir salah persepsi di tengah-tengah masyarakat. Pasalnya, ia memprediksi akan ada isu-isu sensitif yang dibahas dalam RDP tersebut.

“(Digelar) tertutup. Ada hal-hal yang mungkin sensitif dipertanyakan oleh anggota sehingga tidak menjadi sesuatu yang disalahartikan ke luar,” kata Herman.

Kendati begitu, Herman tak menjelaskan secara lengkap. Ia mempersilakan para anggota fraksi untuk meminta isu sesuai agenda masing-masing kepada KPK.
“Masalah yang baru saja dipegang oleh masing-masing anggota. Saya sebagai ketua, kami membebaskan setiap fraksi untuk mempertanyakan apa yang sudah mereka agendakan,” kata Herman.

Herman mengutip, dalam kesempatan yang sama para pimpinan maupun anggota Komisi III DPR akan melakukan pengecekan terhadap sejumlah fasilitas Gedung KPK.

Selain itu, kata Herman, rapat ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Komisi III DPR dan KPK terkait agenda pemberantasan korupsi.
Herman menambahkan, digelarnya RDP tertutup untuk dilakukan sepanjang
disepakati antara kedua belah pihak.
“Soal tertutup dan terbuka tidak ada aturan yang membatasi, tergantung kesepakatan. Jadi, tidak ada aturan yang diperdebatkan mengapa terbuka, mengapa tertutup. Semua tergantung urgensi sesuai dengan kedua belah pihak,” katanya.
Seperti diketahui, ini merupakan kali pertama Komisi III DPR melakukan RDP di Kantor KPK. Herman menyarankan tidak ada yang spesial dalam RDP kali ini. Ia pun menjamin tidak akan ada intervensi dalam RDP yang digelar tertutup itu.
“Sesuai dengan UU MD3, DPR bisa mengadakan rapat di dalam Gedung DPR atau di luar Gedung DPR. Tak ada aturan yang diminta,” imbuhnya.

News Feed