oleh

Pokja PKP, Dan Ajakan Untuk Berkolaborasi

 

Selasa, 24 November 2020,dilaksanakan rapat Kelompok Kerja (Pokja) Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) di Kantor Bappeda Kota Gorontalo. Agenda 1. Sosialisasi dan fasilitasi rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dibeberapa Kelurahan lokasi dampingan Program Kotaku oleh Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI Racmat Gobel. 2. Penyepakatan hasil identifikasi lokasi atau Kelurahan  yang akan menjadi kawasan kumuh Kota Gorontalo Tahun 2020-2024. 3. Peningkatan peran Pokja PKP, berkaitan dengan Permen PUPR no. 12 Tahun 2020, tentang peran masyarakat dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman. Pada kegiatan tersebut sebagai moderatot dipimpin lansung oleh Heru Zulkifli Thalib, SP., MTP (Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Wilayah) Kota Gorontalo.

Sebelum rapat Pokja PKP dilaksanakan, oleh Kepala Bappeda Kota Gorontalo Hj. Meidy Silangen S.Pi, M.Si, menyampaikan terima kasih kepada Tim Racmat Gobel selaku Wakil Ketua DPR RI dalam hal ini diwakili oleh Staf Khusus Carolina Kaluku. Tentu saja kehadirian Tim ini tdk melihat pada partainya, tapi lebih pada Racmat Gobel sebagai Wakil Ktua DPR RI atau mewakili Provinsi Gorontalo. Ini perlu penyaman persepsi supaya tidak terjadi kesalah pahaman didalamnya. Sekaligus mempertegas bahwa, Ibu Kota Provinsi itu adalah Kota Gorontalo. Target Pak Walikota Gorontalo untuk Dua kali priodenya ini adalah berkolaborasi berbagai kota. Kita akan bekerjasama dan berterima kasih kepada pihak yang ingin membantu Kota Gorontalo. Kata Ibu Novi. Mengapa, hal ini penting karena terkait dengan pengentasan kumuh tersebut dan memang Pak Walikota sebelumnya sudah bertemu dengan RG panggilan lain dari Racmat Gobel dan termasuk juga saya bersama dengan Carolina.Dan RG sangat berkeinginan untuk membatu Kota Gorontalo, termasuk di Tiga Kelurahan, yaitu Kelurahan Dembe, Benteng Otanaha, Kelurahan Siendeng dan teakhir Kelurahan Biawu. Ini dalam rangka untuk mempercantik dan penataan kawasan permukiman. Tentu saja kita akan menyambut baik maksud dan tujuan tersebut. Pak Walikota mengatakan mendukung penuh pelaksanaan, mulai pada persiapan, perencanaan hingga pada pelaksanaannya nantinya.

Pada sambutan kedua  oleh Staf khusus Racmat Gobel Ibu Carolina, menyampaikan bahwa kehadirannya pada rapat Pokja PKP Kota Gorontalo dalam rangka memenuhi undangan Kepala Bappeda. Dimana sebelumnya memang sudah didahui beberapa pembicaraan  bersama Racmat Gobel, untuk bekerja sama, berkolaborasi dalam rangka penanganan kawasan permukinan di Kota Gorontalo. Tapi pada prinsipnya apa yang ingin dilakukan oleh RG untuk membantu menangani permasalahan sekitar perumahan dan permukiman di Kota Gorontalo. Namun beliau mengharap segala sesuatu yang akan dilakukan diberi ruang oleh Pemerintah Kota Gorontalo Bappeda, Camat, Lurah, masyarakat dan lembaga-lembaga terkait. Sehingga platform atau kolaborasi pada semua unsur terkait dapat berjalan seiring sekata. Secara konsep oleh RG sudah ada, tapi terlebih dahulu dibangun kebersamaan untuk menangani permasalahan penataan lingkungan dan kawasan yanda ada di Kota Gorontalo.

Carolina juga mengatakan saya merasa berbahagia sekali karena disini ada juga Team Leader Kotaku Provinsi Gorontalo yang memang konsentrasinya pada penangan masalah skala  lingkungan dan penanganan masalah skala kawasan. Menarik saya dengarkan tadi yang memang ada konsep penanganan kumuh yang disebut dengan 100-0-100 ini luar biasa. 100 persen air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen fasilitas sanitasi serta drainase tercapai sesuai target  Tahun 2020 ya. Rachmat Gobel melalui Staf Khususnya mengatakan, bahwa silahkan kita bantu Gorontalo dan manfaatkan saya mumpun saya masih bisa membatu sebagai Wakil Ketua DPR RI. Silahkan siapa saja dan dari mana saja boleh menyampaikan aspirasinya, dari komunitas mana atau lemabaga mana saja bagi saya tidak menjadi permasalahan. Mengapa saya katakan ini karena saya menyadari bahwa potensi untuk membantu Gorontalo itu ada. Tiga Anggota DPR RI yang mempuni, dan Empat Anggota DPD, ini luar biasa ditambah lagi dengan Dua Menteri. Menteri Pappenas dan Menteri Olah Raga,  semuanya ini murni putra Gorontalo. Dan ini bisa menjadi penentu untuk kemajuan Gorontalo secara keselurahan dan Kota Gorontalo secara khusus sebagai Ibu Kota Provinsi. Potensi ini akan bisa membuat Provinsi gorontalo lebih indah, sukses dibandingkan dengan daerah-daerah lain.

Kembali kesoal konsep, selain lingkungan itu lebih bersih, asri, cantik, disitu bisa seperti daerah-daerah lain karang taruna dan masyarakat setempat bisa tumbuh dan berkembang seperti ibu-ibu akan berjualan seperti nasi kuning, dan jualan apa saja yang merupakan ciri khas Gorontalo. Saya tidak mau terlalu jauh, tapi setidaknya contoh dikampung botol, kami melihat potensi untuk pemberdayaan masyarakat yang dikelola itu cukup baik sekali untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha-usaha mikro dari masayarakat. Dan ini bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi demi memenuhi kabutuhan dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. “Kata Carolina” Demikian penyampaian dan ucapan terima kasih kepada semuanya, terkhusus kepada Kepala Bappeda Kota Gorontalo.

Tulisan  : Sub. Prof. Komunikasi OSP-8 Provinsi Gorontalo.

Editor    : Mustafa Hanafi

Gorontalo,Mustar Musyahri Kamis, 26 November 2020

News Feed