oleh

Pemanfaatan Kegiatan BPM CFW 2021, Tepat Waktu dan Tempanya.

Pelaksanaan pemanfaatan kegiatan Bantuan Pemerintah Untuk Masyarakat (BPM) padat karya tunai atau CFW di 10 Kelurahan, 6 Kecamatan Kota Gorontalo,  telah selesai pelaksanaannya. 10 Kelurahan diantaranya Limba U Satu, Buliide, Tenilo, Tomulabutao, Dembe II, Dembe Raya, Heledulaa Utara, Padebuolo, Tanjung Kramat dan Kelurahan Botu. Masing-masing Keluranhan mendapatkan Rp. 300.000.000. Total dana CFW BPM Tahun 2021 sebesar Rp. 3000.000.000. Selain melaporkan hasil pertanggung jawabannya kepada pemberi bantuan, kegiatan sarana dan prasaranapun diserah terimakan kepada pemerintah masyarakat setempat, agar perawatan dan pemeliharannya melalui KPP tetap dapat terjaga untuk keberlanjutan pada pengguna dan pemanfaatnnya

09 November 2021 telah dilakukan peresmian dan serah terima pengelolaan pemanfaatan kegiatan  Padat Karya Tunai (CFW) kepada pemerintah dan masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo.  Ben Ismail Korkot Kotaku Kota Gorontalo pada laporannya menyampaikan bahwa, maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan CFW adalah memberikan bantuan tunai dalam hal ini Upa dan tenaga kerja bagi warga yang terkena dampak Covid-19. Memulihkan perekonomian warga yang terdampak Covid-19. Membantu pemerintah dalam hal pemulihan ekonomi dan terpeliharanya infrastruktur berbasis masyarakat  yang telah dibangun. Kegiatan CFW ini tidak semua Kelurahan yang ada di Kota Gorontalo mendapatkan bantuan ini. Padat Karya Tunai atau CFW hanya ada di 10 Kelurahan, dan inipun hanya ada di Kota Gorontalo. Kabupaten Gorontalo sendiri sebagai bagian dampingan Program Kotaku, sampai sekarang, tidak mendapatkan fasilitas bantuan tersebut. Jenis kegiatan bantuan padat karya tunai ini adalah pemeliharaan infrastruktur, drainase, jalan lingkungan, MCK dan sanitasi.  Dan Alhamdulillah kegiatan CFW hari ini akan diserah terimakan untuk perawatan dan keberlanjutan pada pengelolaan dan pemanfaatannya.

Lurah Padebuolo Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo, selaku tuan rumah pada acara serah terima pengelolaan dan pemanfaatan kegiatan BPM CFW tahun 2021, menyampaikan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo, Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Gorontalo, Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Perkim Kota Gorontalo.  Alhamdulillah Pembangunan dan perbaikan sarana dan prasarana intrastruktur yang difasilitasi melalui BPM CFW 2021, sangat bermanfaat dan bersentuhan lansung kepada warga masyarakat Kelurahan Padebuolo. Terutama kepada warga masyarakat terkena dampak akibat dari penyebaran Covid-19. Dan Alhamdulillah pada hari ini juga dilakukan serah terima pengelola dan pemanfaatannya kepada Pemerintah setempat dan masyarakat melalui KPP yang ada.

Ketua Forum Komunikasi Anggota BKM Kota Gorontalo Risman Taha pada sambutannya menyampaikan bahwa, pada Tahun 20217  oleh pemerintah pernah menganggarkan sebesar Rp. 5000.000  perkelurahan/BKM setiap tahunnya. Sepertinya ini perlu ditinjau kembali untuk menselaraskan antara BKM yang mendapatkan BPM dengan yang tidak. Mengapa, Kelurahan/BKm yang mendapatkan BPM dalam pendampingan siklus tahunan terutama pelaksanaan audit independen mudah melaksanakannya. Akan tetapi Kelurahan yang tidak mendapakan BPM ini akan menjadi kesulitan dalam hal pendanaan audit tersebut. Maka kedepannya dana sebesar Rp. 5000,000 tersebut sebaiknya kita prioritaskan pada kelurahan yang tidak mendapakan BPM. Kata “Risman Taha” Ketua Forum BKM Kota Gorontalo. Ini akan kita perhadapkan ulang kepada Pemerintah Kota melalui penganggaran APBD supaya ini bisa  terprogram ulang untuk penganggarannya, agar BKM yang setiap tahunnya melakukan audit khusunya Kelurahan/BKM yang tidak memperoleh BPM, lebih mudah/ringan dalam pelaksanaannya. Ide dan gagasan Ketua Forum BKM Kota Gorontalo terkait dengan anggaran Pemerintah Kota Gorontalo sebesar Rp. 300.000.000 perkelurahan, diakui bahwa ada tarik menarik antara LPM, dan BKM sehingga disini menjadi cikal bakal lahirnya Pokmas sebagai pelaksana dana tersebut. Ini semua kedepan akan kita atur dan perbaiki kembali mengingat bahwa kehadiran BKM itu, selain kegiatannya sudah dirasakan lansung manfaatnya kepada warga masyarakat setempat. Dan Dana ini insya Allah sebaiknya akan lebih baik dikelola lansung oleh BKM yang ada disetiap Kelurahan. Kehadiran BKM itu suatu bentuk kepercayaan dan pilihan lansung masyarakat yang melalui proses seleksi demokrasi pada tingakt basis sampai pada seleksi tingkat Kelurahan. BKM benar merupakan lembaga representasi nilai-nilai kebaikan yang ada dimasyarakat tersebut. Penegasan Ketua Forum BKM Kota Gorontalo, Risman Taha, bahwa bagaimanapun juga Kelurahan/BKM yang memperoleh BPM tetap kita support, karena Satu BKM yang melakukan kesalahan, maka kesalahan itu adalah kesalahan kita semua, sebaliknya Satu Kelurahan yang melakukan kebaikan maka, kebaikan itu adalah kebaikan nama kita semua.

Kegiatan Padat Karya Tunai (CFW) dapat menghasilkan sesuatu yang sangat berarti kepada masyarakt Kota Gorontalo. Kegiatan CFW merupakan program yang tepat guna, tempat dan waktunya. Kelurahan lokasi CFW memang merupakan tempat yang membutuhkan sentuhan karena ini lokasi yang perna masuk deliniase kumuh sebelumnya. “Kata Heru Zulkifli Talib” Kadis Perkim Kota Gorontalo.  Waktunya juga sangat tepat, melihat kondisi pandemi Covid-19, dimana hampir semua usaha-usaha terdampak lansung situasi tersebut. Dan kita semua mengalami keterpurukan dibidang ekonomi. Sehingga dengan pelaksanaan kegiatan CFW ini paling tidak Tiga hal dapat dirasakan lansung manfaatnya. Meningkatkan ekonomi dan daya beli masyarakat, meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan permukiman masyarakat. Dengan demikian Tahun 2022 nanti kita akan mengoptimalkan anggaran yang bersumber dari APBD Kota, Provinsi melalui perwakilan yang ada. Ini diharakan dapat memperoleh lokasi program kegiatan. Sebagai informasi bahwa kita saat ini sedang menyelesaikan RP2KPKPK. Didalamnya memuat kegiatan penanganan dan pencegahan. Dalam rangka mendukung upaya optimalisasi APBD itu, tentunya kami mengharapkan support melakukan review ulang RPLP yang ada di setiap Kelurahan. Ini penting untuk lebih mempertajan dan melakukan prioritas terutama lokasi yang masuk pada kategori deliniase kumuh. Dan dilaur dari ini kita akan melakukan pencegahan sehingga tidak tumbuh kumuh-kumuh baru lagi. Yang pasti kita akan melakukan dua hal yaitu melakukan penanganan dan pencegahan kumuh. Sehingga dalam musrembang kedepan usulan-usulan prioritas tadi bisa terakomidir juga disitu. Dua hal ini kita akan prioritaskan sehingga nantinya ini akan menjadi panduan untuk kita tawarkan dimana saja dalam rangka peneyelesaian permasalahan yang telah teragendakan oleh kita semua.

 Nurdiana Habibie Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo pada sambutan serah terima pemanfaatan dan pemeliharan pekerjaan kegiatan CFW menyampaikan bahwa, program Kotaku Tahun 2021 ini akan berakhir. Tetapi Tahun 2022 kita akan menggunakan APBN murni, sehingga Program Kotaku tetap ada karena ini kegiatan yang berbasis masayarakat.  Dan kegiatan padat karya tunai ini masih tetap akan diusahakan, karena oleh PUPR menganggap ini akan menjadi garda terdepan pada program Kotaku. Dan ini sejalan dengan perjuangan dan harapan oleh Komisi 5 DPR-RI. “Kata Nurdiana Habibie”. Dan kepada semua unsur yang terlibat pada kegiatan padat karya tunai, saya mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih, kepada Lurah, BKM, KSM dan juga kepada Tim Pokja PKP terima kasih banyak yang setinggi-tingginya. Begitu pula kepada para Kepala Satker, PPK-PKP dan juga kepada kadis Perkim Kota Gorontalo atas kerjasamanya selama ini. Yang terpenting kami perlu ingatkan lagi bahwa pemanfaatan dan pemeliharaan oleh KPP benar harus dilaksanakan, agar pemanfaatannya dapat bertahan lama dan dirasakan oleh warga masyarakat khusunya dan umumunya  masyarakat Kota Gorontalo.

Penulis   : Sub. Prof. Komunikasi OSP-8 Provinsi Gorontalo.

Editor      : Mustafa Hanafi

 Gorontalo, Mustar Musyahri
 12 November 2021