oleh

PANITIA PILKADES SALOBUKKANG SIDRAP DINILAI TIDAK KONSISTEN

Peloponews,- Sidrap,-Setelah melalui  proses yang panjang,, akhirnya penetapan calon Kepala Desa Salobukkang Kec. Dua Pitue Kab. Sidrap. berhasil juga ditetapkan  kemarin oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa Salobukkang, meskipun proses hukum panitia masih sementara berjalan, karena adanya aduan dari bakal calon yang tidak lolos pada hasil penetapan panitia pada sabtu 16 Nopember 2019  lalu, namun hal itu tidak menjadi hambatan

Acara yang semestinya sudah terlaksana sejak seminggu lalu berdasarkan tahapan pelaksanaan pilkades Salobukkang tersebut, sempat beberapa kali molor dilaksanakan, hal ini terjadi karena belum adanya kesepakatan antara sesama panitia saat itu, bahkan terjadi pengunduran diri ketua panitia.

Panitia pilkades yang menjadi tumpuan harapan masyarakat Salobukkang untuk bisa menetapkan jagoannya masuk menjadi calon Kepala Desa akhirnya berujung kekecewaan, betapa tidak, pasalnya Panitia baru yang sudah dibentuk juga dinilai oleh masyarakat tidak konsisten.dimana penetapan panitia pada hari sabtu tanggal 16 Nopember 2019 telah Menetapkan Sauli, S.Sos- Syamsuddin Sakka – Anwar – Syahruddin Laming – Alam Usmin dan Drs Aminuddin.sebagai calon Kepala Desa Salobukkang periode 2019/2024 berdasarkan berita acara pemeriksaan / verifikasi berkas administrasi persyaratan bakal calon Kepala Desa Salobukkang tahun 2019 Nomor 141.1/09 BA/Pan.Pilkades/DS/2019 tertanggal 15 Nopember 2019. dan hal itu sudah dianggap final.

Tetapi setelah panitia pilkades Salobukkang mengajukan berkas hasil penetapan tersebut ke Panitia Tingkat Kabupaten Sidrap, malah penetapan tersebut kembali mentah dan menunggu putusan Bupati Sidrap.

Patahangi Nurdin, S.ip Sekretaris Panitia Kabupaten yang dikonfirmasi di Kantornya beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa hasil penetapan oleh panita baru sudah sampai ditangan kami, ” hanya saja saat ini sementara kami proses sambil menunggu petunjuk pimpinan ” ujarnya, ketika ditanya soal hasil penjaringan yang telah dilakukan oleh panitia sebelumnya, dia mengatakan hasil verifikasi yang sudah dilakukan oleh Panitia lama tersebut seolah olah dimentahkan kembali oleh Panitia yang baru, katanya

Semestinya lanjut Patahangi, Tahapan penjaringan melalui uji kelayakan ditindaklanjuti dengan penetapan oleh panitia lama, karena kata dia, terdapat dua bakal calon setelah scoring mempunyai nilai yang sama yaitu nomor lima dan enam yakni Drs H Muhammad Saad dan Syahruddin Laming dan kedua duanya hadir untuk diuji, hasilnya gugur satu, katanya, “sehingga dengan hasil ujian itu kami anggap semua pihak telah menerima termasuk yang bersangkutan”, paparnya

Ditengah kondisi yang tidak pasti itu, keluarlah surat rekomendasi dari Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten Sidrap Nomor 140/5986/DPMOPPA Tentang Peninjuan ulang atas Keputusan Panitia Kepala Desa Salobukkang Kecamatan Dua PituE tentang Penetapan calon Kepala Desa Salobukkang periode 2019-2014 yang intinya merekomendasikan kepada panitia Pemilihan Kepala Desa Salobukkang untuk meninjau ulang penetapan sebelumnya karena panitia pemilihan Kepala Desa Salobukkang melakukan proses verifikasi berkas bakal calon Kepala Desa melewati batas waktu tahapan penjaringan dan penyaringan bakal calon kepala Desa dan menerbitkan keputusan tentang penetapan Calon Kepala Desa Salobukkang Periode 2019 -2024 berdasarkan hasil tahapan penjaringan, tahapan penyaringan bakal calon dan hasil seleksi tambahan bakal calon kepala Desa.

Drs.Kamaluddin, M.Si Selaku Panitia Pemilihan Kepala Desa Salobukkang yang menggantikan Ambo Asse ketua penitia lama, saat ditemui sesuai diperiksa oleh pihak Polres Sidrap kemarin, kelihatan kebingungan, ketika ditanya oleh wartawan Pelopornews mengenai siapa calon Kepala Desa yang akan kembali digugurkan dan ditetapkan selaku calon Kepala Desa Salobukkang periode 2019-2024

Saat ini saya tidak bisa berkomentar banyak soal penetapan calon Kepala Desa, Katanya ” Kita lihat saja nanti, karena sebentar panitia diminta untuk segera menetapakan Calon Kepala Desa Salobukkang,” Ujarnya.

Selang beberapa waktu kemudian, sekitar pukul 16.00 wita sore, diadakanlah pertemuan di Kantor Desa Salobukkang yang dihadiri oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa Salobukkang,Camat Dua PituE, Kaplosek Dua PituE dan anggotanya, Dan ramil Dua Pitue dan anggotanya , serta sejumlah masyarakat Salobukkang
yang turut mengikuti jalannya proses penetapan calon Kepala Desa Salobukkang,

Saat yang menegangkan sudah mulai terlihat khususnya kepada para bakal calon Kepala Desa Salobukkang.Ketika Kamaluddin Ketua Panitia mulai membacakan surat Rekomendasi Pilkades Tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamaluddin pun kelihatan agak grogi dan sepertinya ada beban berat yang akan dilakukannya. dan ternyata benar surat penetapan yang dibaca oleh Ketua Panitia Kamaluddin berbeda dengan surat Penetapan sebelumnya tertanggal 16 Nopember 2019 yakni dalam surat penetapan tersebut ditetapkanlah Anwar, Drs.Aminuddin, Sauli, S.Sos, Drs Alam Usmin dan Drs H.Muhammad Saad.selaku calon Kepala Desa Salobukkang periode 2019 – 2024

Sebelum panitia Membaca Surat Penetapan terlebih dahulu diawali dengan penandatanganan Surat pernyataan oleh masing masing bakal calon dan setelah penetapan dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut calon.

Keteganganpun kembali terjadi setelah protokol Muliyani menutup acara saat Kepala Desa Salobukkang Syahruddin Laming mengajukan interupsi, Syahruddin Laming merasa dirinya dizalimi karena pada surat penetapan sebelumnya namanya terdaftar selaku calon yang akan kembali bertarung pada 26 Nopember 2019 mendatang.

Jalani, salah satu Tokoh Pemuda Salobukkang ketika ditemui dirumahnya seusai mengikuti pertemuan, menilai Pelaksanaan Penjaringan dan Penetapan calon Kepala Desa Salobukkang syarat dengan rekayasa, menurutnya mestinya Panitia Pilkades Salobukkang tetap kembali menetapkan surat Penetapan calon Kepala Desa Salobukkang tertanggal 16 Nopember 2019 yang lalu, namun hal itu ternyata berbeda, ungkapnya.

Pemuda yang cukup dikenal vokal memperjuagkan aspirasi masyarakat ini. mengatakan seharusnya pihak panitia menetapakan nama calon Kepala Desa Salobukkang berdasarkan hasil verifikasi yang sudah dilakukannya. karena, kata pemuda yang senang ikat rambut ini, ” didalam berkas yang sudah diverifikasi terdapat dokumen dari bakal calon yang cacat administrasi tapi kok masih diloloskan oleh panitia, ini ada apa,” katanya.

Sementara lanjut Jalani, Rekomendasi dari Panitia Kabupaten itu ” kan hanya merupakan saran saja untuk dipertimbangkan oleh Panitia, Bukan merupakan suatu perintah yang harus dilaksanakan, tegasnya…( Rs.Ek.Nur. MH )

News Feed