oleh

Kegiatan Skala Lingkungan BPM Tahun 2021, di Resmikan oleh Nelson Pomalingo.

Kelurahan Dutulanaa Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo Tahun 2021, melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) masih mendapatkan Bantuan Pemerintah untuk masyarakat (BPM) sebesar Rp. 1.000.000.000. Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) bersama Lurah Dutulanaa  melakukan pemanfaatan dana tersebut, dengan memberdayaakan masyarakat melalui kegiatan padat karya tunai, dimana pekerjaan tersebut dibentuk satu kelompok keswadayaan masyarakat atau yang biasa disebut dengan KSM.  KSM tersebut melakukan pekerjaan sesuai dengan usulan prioritas RPLP yang telah disusun sebelumnya sebagai rencana kegiatan yang ada di Kelurahan Dutulanaa. Untuk pemanfaatan dana BPM Kotaku Tahun 2021, kegiatan yang didanai diantaranya, pembuatan jalan Paving block 656 Meter  dengan dana sebesar Rp. 588.350.000, Drainasi lingkungan Panjang 522 Meter dengan Dana sebesar, 265.220.000 Meter, MCK,Mandi+cuci+Kakus 3 Unit, Dana sebesar Rp. 125.353.000 dan IPAL 1 Unit dengan pemanfaatan dana sebesar Rp. 16.077.000.

Minggu, 05 Desember 2021,di Kelurahan Dutulanaa, infrastruktur dasar skala lingkungan, kegiatan pembuatan jalan paving block, drainase lingkungan, MCK 3 Unit dan IPAL Satu Unit. Alhamdulillah kegiatan skala lingkungan pemanfaatan BPM Program Kotaku tahun 2021, sebesar Rp. 1.000.000.000 oleh Nelso Pomalingo, Bupati Kabupaten Gorontalo telah meresmikan  untuk pemanfaatan dan pemeliharaannya.

 Nelson Pomalingo pada sambutannya menyampaikan bahwa. Kegiatan program kotaku menjadi contoh yang baik untuk bisa diadopsi terutama dalam penanganan skala lingkungan maupun kawasan dalam penanganan kumuh yang ada. Permukiman ini sangat penting karena lingkungan tempat kita hidup. Namun ada beberapa hal yang menjadi catatan penting diantaranya adalah Perda Kumuh, ini menjadi skala prioritas yang harus diselesaikan. Berikutnya database  dimana data ini memberikan informasi segalanya terkait perumahan dan permukiman kumuh. Dan kebutuhan ini bukan saja untuk program Kotaku, tetapi ini juga menjadi kebutuhan Pemerintah Daerah. Catatan penting lainnya adalah BKM, perlu selalu dievaluasi karena merekalah yang  tau mulai dari persiapan,perencanaan, pelaksanaan kegiatan, sampai pada pemanfaatan dan pemeliharaannya. Hal-hal seperti ini perlu untuk dilakukan karena khawatirnya banyak yang bisa membangun tapi belum tentu semuanya bisa merawat, apa lagi  dalam hal pengguanaannya, lanjut “Kata Nelson Pomalingo”.

Saya berharap seluruh masyarakat, tolong ini dipelihara dengan baik, karena segala sesuatunya Bapa/Ibu yang akan merasakannya. Saya mohon ada inisiasi, kreasi,  inovasi dan kolaborasi agar semua masyarakat dapat mengembangkan ini dengan baik. Nelson mengharap banyak kepada Lurah, BKM dan masyarakat secara keseluruhan bahwa apa yang telah dibangun itu harus dirawat dan pelihara. Karena  membangun itu mudah, tapi merawatnya yang sulit. Sehinga masyarakat dan pemerintah perlu selalu berkolaborasi  untuk kebaikan bersama. Kedepan saya akan membuat program  namanya kota-kota kecamatan. Karena sekarang ini Desa-desa itu sudah sudah bagus, tapi ibu kota kecamatan  tidak bagus. Maka dari itu saya pun ikut memberikan bantuan dana sekalipun itu terbatas kepada kecamatan-kecamatan. Sehingga ibu kota kecamatan dan desa tetap ada perbedaan. Karena sekarang itu justru ibukota Desa yang lebih baik karena mereka punya dana Desa.

 Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo memohon bimbingan dan tetap mengajak untuk senantiasa berkolaborasi dalam hal pengembangan ibukota kecamatan. Hari ini alhamdulillah yang suda kita lakukan Ibukota kecamatan Telaga, Limboto dan Suwawa yang saling berhungungan dan ini 5 Tahun kedepan ini akan menjadi satu kesatuan  dan akan menjadi Kota yang baru. Saya melihat bahwa program Kota tanpa kumuh (Kotaku) terukur, berkualitas, dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Dan yang menggembirakan lagi disana ada partisipasi masyarakat. Oleh karena itu kita akan dorong ini tidak saja berpartisipasi dalam membangun, tetapi juga  bagiamana merawat dan memelihara dengan penggunaan yang lebih baik.

Kami dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo ingin mengadopsi ini. Dan beberapa hal lagi yang kami segera penuhi diantaranya, Perda Kumuh sebagai acuan menjadikan kota yang layak huni dan berkelanjutan.  Database sebagai acuan penanganan perumahan dan permukiman kumuh. Mendorong percepatan ibukota kecamatan itu agar lebih baik lagi dan mengevaluasi BKM terutama pada pemanfaatan dan pemeliharaan terhadap apa yang telah dibangun berjalan dengan sebaik-bainya. Dan kepada semua pihak Satker, Program Kotaku, Camat, Lurah, BKM kami sangat mengapresiasi ini dan mengucapkan banyak terima kasih, atas kolaborasi yang selama ini sudah terjalin dengan baik. Dan apa yang telah dibangun memohon mpemeliharaan dalam pemanfaatannya.

Penulis: Mustar Musyahri, Sub-Prof Komunikasi OSP-8
Program Kotaku Provinsi Gorontalo

Editor : Mustafa Hanafi

Gorontalo, Mustar Musyahri

Selasa, 7 Desember 2021