oleh

Kakorlantas Harap Pengguna KRL Jabodetabek Turun: Sudah Ada SE Kemenhub

Pelopornews. Com jakarta

Mulai 12 Juli pemerintah mewajibkan pengguna KRL memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan yang dikeluarkan pemerintah daerah. Syarat itu tertuang dalam Surat Edaran Kemenhub Nomor 50.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono berharap kebijakan tersebut dapat mengurangi mobilitas masyarakat saat pemberlakuan PPKM darurat ini.

Mereka yang tidak bekerja di bidang esensial atau kritikal dapat tinggal di rumah. Hal itu ia sampaikan saat meninjau kesiapan penerapan SE Kemenhub Nomor 50 di Stasiun Tanah Abang.

“Diharapkan dengan terbitnya SE 50 ini bisa lebih (mengurangi mobilitas) daripada (saat) ini karena dipersyaratkan dengan STRP yang harus dibawa oleh penumpang. Nah penumpang ini yang aglomerasi wilayah Jakarta, Bogor dan Tangerang sampai Banten tentunya ini mudah-mudahan akan berkurang dengan yang dipersyaratkan itu,” kata Istiono dalam keterangannya, Jumat (9/7)

Istiono juga meminta agar Polres jajaran melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait kebijakan baru tersebut. Sehingga dampaknya lebih terasa.

“Tentunya nanti akan berkoordinasi dengan polres setempat untuk melakukan sosialisasi-sosialisasi ini dan juga persyaratan-persyaratan yang harus dilakukan oleh para penumpang,” ujarnya.

Dengan begitu, ia berharap masyarakat bisa memahami kebijakan tersebut dan mematuhinya. Karena tujuan dari kebijakan tersebut untuk menekan angka penularan virus corona.

“Jadi masyarakat yang berkepentingan mulai hari Senin yang dari Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang saya harapkan patuh dan taat aturan yang diterapkan ini. Mudah-mudahan dengan ditetapkan ini partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan dari SE 50 ini, dengan persyaratan yang diterapkan SE ini demikian akan lebih mengurangi mobilitas di jalan,” pungkasnya

 

Sumber int

News Feed