oleh

Jika Rakyat Terus Gugat Salah Kelola Negara, Bukan Mustahil Tahun Ini Jokowi Lengser?

Pelopornews.com..Jakarta.. Pemerintah mengkambinghitamkan wabah virus corona atas kegagalan pertumbuhan ekonomi di tanah air. Menteri Keuangan Sri Mulyani bahkan berkilah bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa anjlok ke angka 4,7-5% gara-gara dampak virus corona yang juga menggerogoti perekonomian Cina.

Prediksi Sandiaga Uno bahkan lebih parah. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi bisa anjlok ke level 4,5-4,3% tergantung perkembangan dari virus corona. Jika prediksi Sandiaga Uno benar, maka tahun 2020 akan menjadi level pertumbuhan ekonomi terendah sejak 18 tahun terakhir.

Meski begitu perlu dipahami bahwa jauh sebelum wabah virus corona, pertumbuhan ekonomi Indonesia memang sudah nyungsep gara-gara salah kelola. Sehingga banyak ekonom yang mengibaratkan kondisi ekonomi Indonesia saat ini selayak gelembung (buble) yang terus menggelembung dan rentan untuk meledak.

Gelembung itu terbentuk akibat situasi makro ekonomi, gagal bayar, daya beli, digital bizz, dan nasib petani. Gelembung ini bisa meletus karena tidak mendapat dukungan fundamental yang kuat. Muaranya, krisis hebat bisa kembali menghantam Indonesia.

Di lain sisi, beban hidup masyarakat semakin berat. Hal ini disebabkan oleh meroketnya harga kebutuhan pokok, kenaikan dan perluasan objek pajak, hingga kenaikan berbagai iuran. Tragisnya, pendapatan masayarakat justru stagnan. Muaranya, daya beli masyarakat nyungsep.

Pemerintah cuma bisa memberikan janji-janji untuk menenangkan publik. Faktanya, janji itu tidak terealisasi akibat defisit sumber daya pemerintah dan salah kelola kebijakan.

Publik pun melawan. Dulu kita pikir gerakan rakyat itu sudah lumpuh. Tapi aksi penolakan RUU KPK tempo hari yang menguncang kota-kota besar di seantero Indonesia membuat pemerintah tercengang.

Sejak Jokowi dan Ma’ruf Amin dilantik, setiap hari netizen kompak mengkritik pemerintah. Saking kompaknya, setiap hari selalu saja ada trending topik Twitter yang bernuansa kemarahan publik pada pemerintah. Hari ini gerakan rakyat meluap-luap lagi dipicu oleh omnibus law RUU Cipta Kerja yang diinisiasi oleh pemerintah.

 

News Feed