oleh

CFW MEMBERIKAN HARAPAN DI TENGAH PAMDEMIK COVID-19

Pelopornews. Com Gorontalo – Jumat-Sabtu, 16-17 April 2021 di Kelurahan Limba U 1 telah dilaksanakan Pelatihan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM/LKM) di Aulah Kelurahan Limba U 1. Pelatihan ini dilaksanakan sesuai  dengan Prosedur Operasional Standar (POS) dengan pendanaan melalui alokasi dan lokasi dana Padat Karya Tunai (PDT), sebagaimana telah diatur dalam Kepmen 177 /KPTS/M/2021, tentang lokasi dan besaran bantuan kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat Tahun anggaran 2021. Peningkatan Kapasitas Masyarakat (PKM) dimaksudkan untuk pembekalan pendampingan pemanfaatan rehabilitasi infrastruktur yang telah perna dibangun sebelumnya oleh Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Badan keswadayaan masyarakat merupakan lembaga yang terbentuk ditengah masyarakat sebagai mitra Kelurahan dan pihak lainnya, yang  peran dan fungsinya sebagai manefestasi kepentingan orang banyak sesuai dengan tingkat kemendesakan yang harus segera diselesaikan. BKM sendiri cikal bakalnya adalah merupakan perwujudan dari nilai-nilai baik yang ada di masayarakat. BKM sebagai sentralisasi manajemen dan pengawasan dalam melaksanakan rehabilitasi pelaksanaan padat karya tunai, dimana kegiatan ini dilaksanakan oleh kelompok swadaya masyarakat (KSM) dibantu oleh up-up bersama dengan kelompok pemanfaat dan pemelihara KPP), diharapkan mampu berperan aktif, sehingga tujuan utamanya untuk membantu masyarakat yang terdampat Covid-19, masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan masyarakat yang berpenghasilan rendah dapat keluar dari permasalahan ini. Sehingga tujuan program kotaku dapat tercapai dalam upaya membantu pemerintah untuk segera memulihkan perekonomian nasional umumumnya dan kota Gorontalo khususnya.

Kasman Abas sebagai Koordinator BKM Huyula Kelurahan Limba U 1, mengafresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih, ditengah situasi dan kesulitan masyarakat saat sekarang ini akibat dampak dari Covid-19, bantuan pemerintah melalui program Kotaku sangat membatu masyarakat selain untuk pemeliharaan infrastruktur yang ada sekaligus membuka peluang bagi warga masyarakat yang selama ini kehilangan pekerjaan, berpeluang kembali mendapatkan penghasilan melalui kegiatan padat karya tunai ini. Hadir Team Leader Kotaku OSP-8 Provinsi Gorontalo Ilham Hamid selain sebagai narasumber pada pelatihan BKM, sekaligus memberikan gambaran secara umum terkait dengan pendampingan alokasi dan lokasi bantuan infrastruktur berbasis masyarakat.  “Kata Ilham Hamid” Kota Gorontalo untuk tahun ini, mendapatkan bantuan CFW di Sepuluh Kelurahan, dan ini hanya ada di Kota Gorontalo. Kabupaten sendiri pada Tahun 2021 ini belum teralokasikan melalui pendanaan padat karya tunai. Alokasi dana ini perkelurahan masing-masing mendapatkan Rp. 300.000.000. Dan dana ini kegiatannya hanya pemeliharaan dan perbaikan, dan tidak diperbolehkan membuat kegiatan infrastruktur yang baru. Selain untuk pemeliharaan dan perbaikan dana CFW atau padat karya tunai untuk membatu warga masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Karena dampak Covid-19, akibatnya banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan, kehilangan mata pencaharian termasuk warga masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR), melalui CFW atau padat karya tunai ini dapat terbantu dan memperoleh penghasilan kembali. Untuk itu CFW ini pendanaannya lebih besar proporsinya untuk pembayaran upa tenaga kerja dibandingkan dengan pendanaan perawatan dan pemeliharannya.

Rio Lamusu Lurah Limba U 1, mengatakan kita patut bersyukur masih dipercayakan untuk mendapatkan dana CFW sebesar Rp. 300.000.000 ini. Untuk itu sebelum pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada pekerjaannya, terlebih dahulu BKM Huyula ini diberi penguatan sebelumnya sehingga somoga kedepannya, semua pekerjaan ini dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan oleh kita semua. Saya mengharap kepada peserta pelatihan BKM ini kalau ada yang belum memahami prosedur pelaksanaan kegiatan dilapangan, agar kiranya dapat berkomunikasi dan berdiskusi kepada para narasumber pelatihan BKM tersebut. Lanjut “Kata Rio Lamusu”  kegiatan ini sangat bermanfaat sekali, terutama bagi masyarakat Kelurahan Limba U 1.  Dimana dalam pelaksanaan kegiatannnya akan melibatkan warga masyarakat setempat.

Rio Lamusu Lurah Limba U 1, menegaskan bahwa memohon kepada BKM agar apa yang telah direncanakan agar itu dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Agenda kegiatan yang akan dilaksanakan melalui kegiatan pendanaan sebagaimana diutarakan oleh Rio Lamusu Lurah Limba U 1 mengatakan bahwa, ada beberapa yang segera harus diberi perhatian khusus terkait dengan perawatan dan pemeliharan ini, diantaranya beberapa saluran drainase yang mulai tersumbat ada juga sebagian yang sudah tertutup oleh masyarakat. Dan yang lainnya ada MCK dan kegiatan ini telah dirembugkan bersama masyarakat setempat.

Baik Kasman Abas selaku Koordinator BKM Huyula maupun Rio Lamusu selaku Lurah Limba U 1, berucap syukur yang tak terhingga, karena masih diberi kepercayaan untuk mengelola dana CFW ini, dan sangat membantu sekali kepada masyarakat Kelurahan Limba U 1, apalagi ditengah Covid-19 terasa sekali dampaknya kepada masyarakat. Dan berterima kasih banyak kepada pendamping Program Kotaku, terutama kepada Tem Leader OSP-8 Provinsi Gorontalo  yang masih setia mendampingi hingga sekarang ini. CFW ini selain ikut menggairahkan  perekonomian masyarakat, juga membantu dalam upaya merawat dan memelihara infrastruktur melalui KPP Kelurahan Limba U 1. Alhamdulillah Lingkungan akan lebih bersih kedepannya, dan masyarakat Kelurahan Limba U 1 akan lebih baik, umumnya masyarakat Kota Gorontalo.

Penulis : Sub. Kumunikasi Program Kotaku OSP-8 Provinsi Gorontalo.

Editor   : Mustafa Hanafi

Gorontalo, 26 April 2021      Mustar Musyahri

News Feed