oleh

Anggota DPRD yang Bangun Tembok Tutup Akses Rumah Tahfiz Buka Suara: Terganggu Anak Main Bola

-Politik-5 views

Pelopornews. Com sul sel

Nama anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, H Amiruddin, menjadi sorotan setelah ia membangun tembok setinggi tiga meter di Jl Ance Dg Ngoyo, Panakkukang, Kota Makassar.

Aksi Amiruddin ini menjadi sorotan karena tembok yang dibangunnya menutup akses pintu belakang Rumah Tahfiz Nurul Jihad.

Tak hanya itu, tembok yang dibangun Amiruddin menutup pintu belakang rumah seorang warga dan berdiri di atas jalan setapak yang merupakan fasilitas umum (fasum).

Ia mengatakan tembok tersebut sebenarnya sudah ada sejak perumahan dibangun.

Namun, karena permintaan warga yang akan membangun rumah, tembok itu dibobol.

Tetapi, setelah rumah warga yang bersangkutan selesai dibangun, tembok tak kembali ditutup.

Pengakuan ini disampaikan Amiruddin setelah ia dipanggil Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Selatan, Jumat (23/7/2021).

“Semalam saya komunikasi Pak Amiruddin. Penjelasannya Pak Amir ke saya, tembok tersebut sebenarnya pernah ada sejak perumahan itu dibangun,” kata Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Andi Muhammad Irfan AB, kepada  Sabtu (24/7/2021)

Lebih lanjut, kepada Irfan, Amiruddin mengaku terganggu dengan anak-anak tahfiz yang main bola di depan rumahnya.

Tak hanya itu, Amiruddin juga menyebut anak-anak itu menjadikan pagar rumahnya sebagai tempat menjemur pakaian.

Karena itu, ia kemudian memutuskan membangun kembali tembok yang sebelumnya pernah dibuat.

Diketahui, warga sempat melapor pada Ketua RT 2/RW 5 Kelurahan Masale, Muh Ilyas Kunta, soal penutupan jalan setapak serta akses pintu belakang rumah tahfiz dan rumah lainnya.

Ilyas mengatakan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, sudah menerima laporan terkait aksi H Amiruddin membangun tembok di lahan fasum.

“Pak Danny (Wali Kota Makassar) juga sudah terima laporan kami dan tembok itu harus di bongkar,” ungkapnya,

Sumber in

News Feed